COLLECTIVE UNITS

Research & Consultation

Owl Press

Owl House Coffee

Sharing & Learning

Movement & Experimentation

Minerva Co-Lab: Hypnotherapy, Psychoanalysis, Collective Psyche

About Us

Purusha Research Cooperatives

KOPERASI RISET PURUSHA adalah sebuah platform yang mewadahi kebutuhan dan kepentingan mereka-mereka yang (masih) melihat pentingnya kerja-kerja kognitif seperti penelitian, kajian, pemikiran dan jurnalisme dalam upaya transformasi menuju tatanan sosial-ekonomi yang tanpa ketimpangan dan eksploitasi. Pasalnya, tanpa ada upaya eksperimental di bidang kognitif, maka tidak akan ada kebaruan dari cara pandang dan imajinasi tentang suatu transformasi sosial yang bermakna. Itulah mengapa motto Koperasi Riset Purusha adalah: "saintifik, eksperimental, transformatif." Sebagai sebuah koperasi, Purusha memiliki orientasi kepada aktivitas produksi pengetahuan, baik populer maupun akademik. Walau demikian, aktivitas produksi lainnya juga ditunjang oleh koperasi dalam rangka mendukung dan memberi wadah inisiatif dan usaha anggotanya, sekaligus juga sebagai upaya untuk secara bertahap-namun-pasti mengkoperasikan sebanyak mungkin aspek-aspek kehidupan. Mulai dari kebutuhan pokok sehari-hari, sampai kebutuhan pengetahuan, informasi, kesehatan, teknologi, aktivitas kesenian, hiburan, hobi, tongkrongan, dsb., dalam suatu kolektivitas bersama. Semakin sukses kami menularkan ide-ide keren koperasi, semakin besar jejaring interkoneksi koperasi, dan semakin luas dan dalam cakupan aspek kehidupan yang terkoperasikan. Demikianlah slogan kami: menuju keterjangkitan global kooperativisme! Kami menyadari koperasi hanya akan efektif apabila ia dihuni oleh anggota yang relatif memiliki kesamaan. Kesamaan terpentingnya antara lain: kebutuhan, kepentingan dan konteks sosial-ekonomi dimana ia berada. Akan cenderung tidak efektif suatu koperasi apabila tidak ada kecocokan di antara anggota-anggotanya akan persepsi kebutuhan dan artikulasi kepentingan masing-masing yang dikarenakan perbedaan konteks sosial-ekonomi kehidupan mereka. Demikianlah Koperasi Riset Purusha mencoba untuk mewadahi anak-anak muda, umumnya terkategorikan milenials atau generasi Y, yang memiliki kebutuhan dan kepentingan transformasi sosial melalui jalur koginitif dan saintifik, dan juga yang tumbuh dan tinggal di konteks urbanisasi dan metropolitanisasi lanjut abad-21.

PURUSHA RESEARCH COOPERATIVES is a platform to provide places for the needs and interests of those who (still) sees the importance of cognitive works such as research, study, thinking and journalism in the endeavors to achieve a meaningful transformation of our existing socioeconomic order, towards one that does not require inequality and exploitation of the have-nots by the haves. As for these guys, with the absence of experimental works in the realm of cognition, there will be no novelty in our way of seeing and imagining a profound transformation of the social order. That is why our motto in Purusha Research Cooperatives is: "scientific, experimental, transformative." As a co-ops, Purusha has for its orientation activities of knowledge production, be it popular or academically rigor. Nonetheless, another productive activities are also supported by the co-ops in its effort to endorse and provide spaces for members' initiatives and endeavors, but also at once as an effort to slowly-but-surely cooperativize as many aspects of life as possible. Starting from daily basic needs, all the way to the needs of knowledge, information, health, technology, art, entertainment, hobby, socialization, etc., in a common collectivity. The more we succeed in propagating the cool ideas of co-ops, the bigger the interconnected networks of co-ops, and the wider and deeper the coverage of life's dimensions being cooperativized. Thus our slogan: towards a global outbreak of cooperativism! We fully aware that a co-ops would only be effective if it's members share some relative similarities. The most important ones being: the needs, interests and socioeconomic context where they live. It will become ineffective should a co-ops does not have among its members compatibility of perception of needs and articulation of interests due to the differences in their living context. That is why Purusha Research Cooperatives aims at providing space for young folks, generally categorized as millennials or Y generation, who share a need for and interest in social transformation by way of cognitive and scientific works, and also who grow and live in the present context of 21st century late urbanization and metropolitanization.

Articles

MENGAPA “NO PIC” HARUS “= HOAX”? (BAGIAN II – SELESAI)

Hizkia Yosie Polimpung

Garang di Jalanan, Gagal di Kehidupan

Geger Riyanto

EFEK PLASEBO JIWA-JIWA CANTIK (BAGIAN I)

Hizkia Yosie Polimpung

Koperasi dan Pleonasme Ekonomi Berbagi

Hizkia Yosie Polimpung

Wacana Kapitalisme Digital dan Kemungkinan Antisipasinya

Fazar Ramdhana Sargani

Menakar Kefektifan Deklarasi Jakarta

M. Riza Widyarsa

Violence as Commitment: The Symbolic Significance of Communists Purging and Reproduction of Indonesian Identity

Geger Riyanto

Memperdagingkan Perempuan

Geger Riyanto

“Koperasi yang Politis”—Sebuah Pleonasme Yang Perlu

Hizkia Yosie Polimpung

(Untuk) Apa dan Siapa kah Media Alternatif?

Yogi Ishabib

Meretas Integrasi Berbasis Koperasi

Dodi Mantra

Bangkitnya Kelas Dramatis: Tentang kehidupan psikis homo economicus neoliberal di era media baru (studi kasus: pengguna Facebook dan Twitter Indonesia)

Hizkia Yosie Polimpung dan Priska Sabrina Luvita

SAYA: Mengubah Dunia! (Tentang Kritis, Partisipatoris dan Tesis 11 Marx)

Hizkia Yosie Polimpung

Ekonomi Politik Pengupahan

Dodi Mantra

Dilema Penamaan Golongan Asal Kopi

Prasojo

Demokrasi Berlaksa Epos

Geger Riyanto

John Bamba: CU Gerakan Adalah Alternatif terbaik Saat Ini Buat Gerakan Civil Society di Indonesia

Aditya Fernando, Hanny Wijaya, Hizkia Yosie Polimpung, Myta Yesica

Publik Islam dalam Ruang Digital: Kontinuitas dan Transformasi Narasi Islam, Negara dan Kebangsaan di Indonesia

Imam Ardhianto

Di Antara Karang-Karang Frustrasi dan Korupsi: Nafas Aktivisme dan Transformasi Sosial Hari-hari Ini

Hizkia Yosie Polimpung

Aktivis Teknokrat dan Melemahnya Upaya Transformasi Sosial

Ken Kumbara

Kemerosotan Intelektual Mahasiswa, Praktek Pendisiplinan Manusia dan Produksi Pengetahuan Secara Otonom

Regit Ageng Sulistyo

MENGENAL PEKERJA IMMATERIAL

Fazar Sargani

Memahami Bali Melalui Pecalang

Gede Indra Pramana

Raising awareness on environmental sustainibility

Yesaya Hardyanto

Budaya Ngopi atau Gaya Ngopi? Ngopi untuk Pembebasan

Prasojo

Programs & Events